Suriah merupakan salah satu negara di kawasan Timur Tengah yang memiliki tradisi kuliner sangat beragam. Makanan Suriah banyak dipengaruhi oleh sejarah panjang kawasan Levant, perdagangan, kebudayaan Arab, serta penggunaan bahan-bahan lokal. Cita rasanya cenderung kaya rempah, tetapi tetap mempertahankan keseimbangan antara rasa gurih, segar, asam, dan sedikit manis. bahan seperti minyak zaitun, bawang putih, yoghurt, kacang-kacangan, terong, daging, sayuran segar, serta berbagai jenis rempah sering ditemukan dalam masakan sehari-hari. Hidangan Suriah juga dikenal karena cara penyajiannya yang beragam, mulai dari makanan rumahan hingga hidangan yang biasa disajikan ketika berkumpul bersama keluarga.
Kibbeh sebagai Hidangan Ikonik
Salah satu makanan yang sangat dikenal dari Suriah adalah kibbeh. Hidangan ini biasanya dibuat menggunakan campuran bulgur halus, daging cincang, bawang, dan rempah-rempah. Adonannya dapat dibentuk menjadi bola atau bentuk lonjong, kemudian diisi dengan daging cincang berbumbu dan kacang-kacangan sebelum dimasak. kibbeh memiliki banyak variasi tergantung wilayah dan cara memasaknya. Ada yang digoreng hingga bagian luarnya renyah, sementara jenis lainnya dipanggang atau disajikan dalam bentuk berbeda. Hidangan ini menunjukkan bagaimana bahan sederhana dapat diolah menjadi makanan dengan tekstur dan cita rasa yang kompleks.
Tabbouleh yang Segar
Tabbouleh juga menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Suriah. Salad ini biasanya terdiri dari peterseli cincang, tomat, bulgur, daun mint, bawang, perasan lemon, dan minyak zaitun. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan rasa segar dengan sentuhan asam yang khas.
Tabbouleh sering disajikan sebagai pendamping hidangan utama atau bagian dari sajian mezze. Penggunaan banyak sayuran segar membuat makanan ini terasa ringan dan cocok disantap bersama berbagai hidangan lainnya.
Hummus dan Tradisi Mezze
Hummus merupakan salah satu makanan yang sangat populer di kawasan Levant, termasuk Suriah. Hidangan ini dibuat dari kacang arab yang dihaluskan dan dicampur dengan tahini, perasan lemon, bawang putih, serta minyak zaitun.
Dalam tradisi makan Suriah, hummus sering hadir sebagai bagian dari mezze, yaitu kumpulan hidangan kecil yang disajikan secara bersamaan. Mezze memungkinkan keluarga atau tamu menikmati berbagai makanan dalam satu meja, seperti hummus, salad, acar, roti, dan hidangan berbahan daging.
Fattoush dengan Rasa Asam dan Renyah
Fattoush merupakan salad lain yang populer dalam kuliner Suriah. Hidangan ini memadukan sayuran seperti tomat, mentimun, selada, dan daun herbal dengan potongan roti pita yang dipanggang atau digoreng.
Ciri khas fattoush terdapat pada penggunaan sumac yang memberikan rasa asam dan sedikit fruity. Perpaduan sayuran segar dan roti renyah menciptakan tekstur yang menarik sehingga hidangan ini sering digunakan sebagai makanan pendamping.
Baca Artikel Selanjutnya : Kuliner Khas Laos dengan Cita Rasa UnikĀ
Maqluba yang Mengenyangkan
Maqluba adalah hidangan nasi yang memiliki cara penyajian cukup unik. Nasi dimasak bersama daging dan sayuran seperti terong atau kembang kol dalam satu wadah. Setelah matang, masakan tersebut dibalik di atas piring sehingga nasi dan bahan lainnya membentuk susunan seperti kue. maqluba biasanya menjadi hidangan keluarga yang cocok disantap bersama. Penggunaan rempah membuat aromanya kuat, sementara kombinasi nasi, sayuran, dan daging memberikan rasa yang mengenyangkan.
Manisan dan Kudapan Suriah
Selain makanan gurih, Suriah juga memiliki berbagai hidangan manis. Baklava menjadi salah satu kudapan yang populer, dibuat dari lapisan adonan tipis dengan isian kacang dan pemanis. Ada pula berbagai jenis manisan berbahan semolina, keju, kurma, dan kacang-kacangan. kudapan manis biasanya hadir ketika menerima tamu atau dalam berbagai acara keluarga. Kopi dan teh juga sering menjadi pasangan untuk menikmati makanan ringan tersebut.
