Jika mendengar kata makanan yang kita bayangkan tentunya beragam hidangan lezat. Bahkan kita teringat akan sensasi wangi makanan dan rasa gurih, asin, manis, asam serta pedas dari bumbu penyedap. Membayangkannya saja membuat selera makan bergelora.

Bagi semua makhluk hidup termasuk manusia, makanan merupakan sumber energi yang diperlukan tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein dan zat-zat lainnya yang mendukung pertumbuhan tubuh dan menjaga keseimbangan proses-proses dalam tubuh sehingga dapat beraktivitas dengan normal. Namun fungsi makanan semakin berkembang karena inovasi yang terus dilakukan manusia. Makanan menjadi bagian dari identitas kebudayaan masyarakat wilayah tertentu dan menjadi daya tarik dalam bisnis pariwisata serta industri hiburan.
Kulineran adalah kegiatan mencicipi, menikmati, atau berburu makanan dan minuman yang lezat serta unik. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi cara untuk mengenal budaya, sejarah, dan kebiasaan suatu daerah.

Mengingat banyaknya makanan dari negara luar yang turut meramaikan kuliner negara zamrud khatulistiwa ini dan inovasi di bidang pangan terus berkembang, agar masakan khas nusantara ini tidak terlupakan oleh masyarakat perlu dilakukan pendokumentasian teknik memasak, resep, model pengelolaan dan pengenalan secara terus menerus antar generasi. Karena makanan bukan hanya soal mengenyangkan, tapi ada nilai dan kisah dibalik hidangan tersebut yang layak dihargai sebagai penanda keberadaan sebuah bangsa. Ya walaupun sejarah telah mencatat bahwa sudah sejak ratusan tahun lalu kuliner nusantara dalam perkembangannya juga dipengaruhi oleh masakan dari Tionghoa, India, Arab, dan Eropa.

Arti dan Sisi budaya kuliner hubungan erat

Makanan mencerminkan identitas dan ciri khas suatu kelompok masyarakat, Nilai sejarah  Setiap resep lama menyimpan cerita tentang asal-usul dan perjalanan hidup nenek moyang.

Media sosial
Saat ini, bentuk visual makanan sering menjadi tren penarik selera sebelum orang mencicipinya langsung.

Kulineran sumatra di kenal banyak orang, maupun warlok atau pun waras, karna makanan sumatra di kenal dengan rempah nya yang kuat dan pedas nya yang membara. sumatra juga di kenal bukan dengan kulineran nya aja, tetapi adanya juga wisata yang banyak. Tetapi sumatra tetap paling di kenal dengan kulinerannya

Berikut beberapa makanan sumatra yang terbagi menjadi setiap daerahnya

  • Aceh
    Aceh:Mie Aceh, Mie kuning tebal dengan kuah kari kental berempah pedas, pakai daging atau seafood.
    Kopi Gayo : Kopi hitam khas dataran tinggi Gayo yang harum dan pekat.
  • Sumatra barat
    Sumatra Barat : Rendang, Daging sapi empuk yang dimasak lama dengan santan dan rempah hingga kering dan hitam.
    Sate Padang : Sate daging/lidah sapi dengan kuah kental kuning oranye yang sarat rempah dan terasa pedas.
  • Sumatra utara
    mie gomak Disebut “spaghetti batak”, mie lidi dengan kuah arsik atauandaliman yang pedas getir.
    Bika Ambon : Kue berongga warna kuning dengan rasa manis legit khas Medan.
  • Sumatra selatan
    Sumatra Selatan : Pempek : Olahan ikan dan sagu yang disajikan bersama kuah cuko hitam pedas-asam-manis.
    Tekwan : Sup kaldu udang berisi bakso ikan kecil-kecil dan bihun.

Jenis dan Aspek Kuliner

  • Makanan Tradisional
    Resep turun-temurun dari suatu daerah, contohnya rendang dari Sumatra Barat dan gudeg dari Yogyakarta.
  • Makanan Modern
    Fusion food, kuliner sehat, jajanan kekinian.
  • Minuman dan Camilan:
    Berbagai jenis penganan manis, asin, dan pelepas dahaga

Baca  Artikel Selanjutnya : Produsen Pakaian Berkualitas

Jenis Kegiatan Kulineran Wisata rasa

Bepergian ke tempat baru khusus untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut

  • Berburu jajanan :
    Menikmati makanan kaki lima (street food) yang murah dan meriah.
  • Wisata gastronomi :
    Belajar lebih dalam mengenai filosofi, bahan, hingga cara memasak suatu hidangan.